Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Dari Sepatu Ke Sepatu - Episode 4

     Kamu pernah bayangkan berapa banyak lelah yang tersandar di pojok-pojok kereta, bahkan sampai ke tengah dan ujung kereta. Dalam kabin yang penuh dengan cita-cita, penyesalan, bahagia juga lelah yang menjadi rutinitas senin-jum'at.       Mereka yang berpakaian formal, lengkap dengan laycard dengan cepat pasti yang kita pikir "pekerjaan mereka enak dengan gaji besar" ya, kita hanya bisa melihat sekilasnya saja tanpa tau seberdarah apa dia di posisi itu.  Sepatu yang menopangnya pun kalau bisa menjerit kesakitan mungkin akan menjerit. Tentang bagaimana mereka harus bangun lebih awal sebelum matahari terbit,  meninggalkan anak yang masih terlelap, memastikan beras masih tersedia paling tidak seminggu ke depan.       Para ayah dan anaknya adalah potret yang sangat hangat selama kutemui di kabin kereta, kadang aku iri dengan mereka yang bisa begitu dekat dengan ayahnya sedang aku sendiri bahkan lupa kapan terakhir kusebut ...

Datang Dan Pergi - Episode 3

      Menariknya, dalam hidup kita gak bisa milih sama siapa akan bertemu/menetap semua seperti misterybox yang kita buka satu persatu.        'Perkenalan' adalah gerbang di mana manusia satu dan manusia lain saling memahami satu sama lain.  Saling bertukar pengalaman juga sedih-senang masing-masing awal di mana hubungan-hubungan yang erat itu dimulai.       Fase mengenal manusia itu perjalanan yang sangat panjang. Butuh waktu. Kadang melelahkan tapi juga seru dan menyenangkan, kadang menjengkelkan barangkali itu bahasa cinta Tuhan memperkenalkan karya-Nya yang disebut 'manusia'.     'Kehilangan' adalah hal klise yang sampai sekarang yang kalau diceritakan berulang kalipun rasa sakitnya masih sama. Manusia memang sulit melepaskan hal yang menurutnya familier juga melekat.  Amigdala seolah mengamuk,  menerkam kenyataan yang ada. Tapi yang paling sulit adalah menerima sesuatu yang hilang bukan hak milik....